Journal, Stories, Travel Photos, & VR360°

Posts tagged “Panorama Photography

#IndonesiainVR360Project : Pulau Kelapa in VR360°

DTA-nnkq-Kiluan_#IndonesiainVR360Project

click on image to view Pulau Kelapa in VR360°

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission

The End meet The Beginning : Ijen Crater in VR360°

Ijen Crater in VR360°

click on image to view Ijen Crater in VR360°

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission

The End meet The Beginning : Taman Nasional Baluran in VR360°

Taman Nasional Baluran in VR360°

click on image to view Taman Nasional Baluran in VR360°

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission

The End meet The Beginning : Bromo in VR360° view

Bromo in VR360°

click on image to view Bromo in VR360°

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission

The End meet The Beginning : Pulau Menjangan – Wall Freedive and Drift Freedive

Tempat yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi mereka yang suka scuba diving. Salah satu dari sekian banyak spot scuba diving yang ada di pulau dewata. Dan karena alasan itu pula kami merencanakan jalan jalan di akhir tahun 2012, karena menjangan lah kami semua berangkat..

Menjangan sendiri punya beberapa titik penyelaman diantaranya, Pos 1, Cave Point, Pos 2, Bat Cave, Temple Point, Coral Gardens, Anchor Wreck, dan Eel Gardens. Hampir semua titik berupa wall atau tembok karang yang menjulur ke kedalaman. Tidak semua titik kami selami, Bat Cave, Coral Garden, dan Temple Point saja yang kami kunjungi. Itu saja membuat kami betah di dalam air.

Bat Cave menyajikan tembok karang luar biasa dengan banyak ragam biota di dalamnya. Bagi kamu yang kurang berani Wall Dive tanpa alat scuba bisa coba Coral Garden sampai Temple Point. Titik tersebut terdapat arus tenang yang bisa membawa kamu perlahan mengikuti arus atau bisa disebut Drift Dive. Kontur nya berupa hamparan karang yang kedalamannya hanya 5 – 10 meter. Jadi bisa untuk sekedar snorkeling atau recreational freedive. Kami banyak bertemu biota yang sebelumnya belum kami temui di laut dangkal, salah satunya Spanish Dancer. Spanish Dancer adalah keluarga Nudi Branch atau siput laut yang bisa mengambang di air, saat dia mengambang itu terlihat seperti penari spanyol dengan kibasan rok nya.

 

 

PS: Travel Note: Menikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Menjangan @freemagz

Salam
Look Love Learn Indonesia
All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission

The End meet The Beginning : Ijen – antara Pariwisata dan Ladang Nafkah

Siapa yang tidak tahu Kawah Ijen? Masyarakat Indonesia pasti tahu Kawah Ijen. Bahkan Kawah Ijen pernah masuk dalam film “War Photographer” kisah seorang fotografer dan sekaligus jurnalis terkenal James Nachtwey dalam mengabadikan perang-perang dan tragedi yang ada di dunia.

Kawah ijen adalah sebuah kaldera Gunung Ijen (2600mdpl) yang terdapat danau dipuncaknya dengan kedalaman -+200m berisi asam sulfat. Kaldera tersebut juga aktif dan menghembuskan gas belerang dimana sampai sekarang gas tersebut di manfaatkan oleh penampang lokal untuk mencari nafkah. Gas gas yang menguap dan kemudian mengembun dilarikan melalui pipa-pipa besi dan drum bekas, embun merah keemasan akan mengalir ke belerang disekitarnya menciptakan belerang keras murni yang siap di olah. Mereka bisa membawa 80-100kg belerang sekali jalan. Dan mereka biasanya bisa 2-3 kali jalan dalam sehari demi Rp. 400 – Rp. 600 per KG.  “Tidak siang atau malam asal target sudah terpenuhi kami sudahi” kata seorang penambang yang saya tanya diperjalanan. Saat malam jalur menuju kawah setelah pos penimbangan tidak terdapat penunjuk yang jelas; kanan dan kiri menganga jurang menuju kawah tidak ada pembatas. Belum lagi jika angin mengarah ke selatan yang membawa kepulan gas belerang, menambah tertutupnya jalur.

Disisi lain saat matahari nampak di ufuk timur, tidak sedikit wisatawan yang datang untuk mengabadikan lanskap Kawah Ijen terlebih di musim liburan. Memang indah “lukisan” Ijen saat pagi. Dan pasti banyak juga wisatawan yang mengabadikan para penambang dalam framenya, termasuk saya.

“The worst thing is to feel that as a photographer I’m benefiting from someone else’s tragedy. This Idea haunts me. It’s something I have to reckon every day, because I know that if I ever allow genuine compassion to be overtaken by personal ambition, I will have sold my soul. The only way I can justify my role is to have respect for the other person’s predicament. The extent to which I do that is the extent to which I become accepted by the other and to that extent I can accept myself.” James Nachtwey – 1991

to be continued..

Salam
Look Love Learn Indonesia
All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission.

The End meet The Beginning : Taman Nasional Baluran – Africa Van Java

Tak melulu harus ke Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan, atau Taman Nasional Nairobi di Kenya untuk menikmati savana gersang, panas, dan fauna liar lalu lalang di sekitarnya. Indonesia pun punya lanskap dengan keadaan seperti itu. Africa Van Java predikat yang disematkan untuk Taman Nasional Baluran di Situbondo Jawa Timur. Walaupun fauna yang ada tidak seperti taman nasional di Afrika pada umumnya yang menunjukkan rantai makanan dari yang paling rendah hingga puncak, TN Baluran menjadi surga dan rumah bagi banyak burung, Banteng, Rusa, dan kera seperti yang saya baca dari blog seorang aktivis birdie yang juga seorang aktivis TN Baluran mas Swiss Winasis (http://pratapapa81.wordpress.com). Beliau juga sukses mengkatalogkan burung burung yang ada di TN Baluran dan mempublikasikan dalam sebuah buku. Selamat mas Wis!

Saya sukses menikmati dua atmosfir saat mengunjungi TN Baluran. Saat pertama tiba kami memang terlalu malam sampai disana tetapi menjadi keuntungan sendiri karena kami bisa menikmati Safari Night TN Baluran dari pintu masuk sampai lokasi penginapan disekitar Pantai Bama. Ditemani dua petugas TN Baluran di perjalanan kami disuguhi pemandangan yang memang saya sendiri belum pernah merasakan. Dikelilingi hutan tropis kering dikanan kiri dan fauna dari burung, ular, landak, burung merak, kera yang memang lalu lalang disekitar perjalanan. Karena faktor itu pula kami meminta petugas TN Baluran yang sudah paham dengan keadaan sekitar untuk menemani karena kami pun tidak ingin mengganggu habitat mereka.

Kalau safari malam sudah kami cicipi, siangnya kami eksplore kembali TN Baluran. Keluar sedikit dari lokasi pantai Bama kami disambut kera hitam (seperti lutung saya tidak tau jenisnya :D) bergerombol dan sedikit takut dengan kehadiran dan suara mobil kami. Savana Bekol yang terkenal dari TN Baluran dengan background Gunung Baluran serta langit biru bergradasi dengan hijau hutan Baluran senyum kepada kami. Aahh ini indah… untuk melihat keseluruhan landskap TN Baluran lebih enak dilihat dari tower yang berada dekat kantor informasi sekitar savana Bekol. Dari atas kami bisa melihat keseluruhan Baluran dari sebelah timur yang dibatasi laut dan barat dengan Gunung Baluran nya. Dari atas pun kami bisa melihat schooling Rusa yang sedang berkubang dan juga banteng yang menjadi lambang TN Baluran.

Taman Nasional Baluran sukses membuat saya sejenak berimaji liarnya alam di Afrika.
Next time, bawah air TN Baluran harus saya cicipi..

to be continued..

Salam
Look Love Learn Indonesia
All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
http://nnkq.wordpress.coom / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission.

The End meet The Beginning : from Gajah Mada Sacred Place to the Land of God

Bersambung dari post sebelumnya, perjalanan 7 orang teman selama 7 hari ke 7 destinasi berbeda dimulai dari air terjun Madakaripura. Air terjun yang alkisah sebagai tempat pertapaan Jendral Besar Kerajaan Majapahit, Patih Gajah Mada. Tempat ini sakral bagi masyarakat sekitar mengingat sejarahnya silam. Madakaripura masuk kedalam kecamatan Lumbang administratif kabupaten Probolinggo dan ternyata juga masih masuk kedalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kenapa Madakaripura menjadi destinasi pertama? seorang kawan, AA saya menyebutnya; dia penasaran dengan landskap Madakaripura.Dia ingin singgah kesini sebelumnya saat berkunjung ke Bromo; hanya saja entah kenapa dia tersasar ke Air Terjun Coban Pelangi yang arahnya 180° terbalik dengan arah menuju Madakaripura. Pity you bro.. 😀

3 Jam perjalanan dari Surabaya sudah terlalu sore saat kami sampai di pintu masuk kawasan air terjun Madakaripura, dan hujan pun turun. Sudah menjadi prosedur pengelola air tejun jika hujan turun kawasan akan ditutup dari pengunjung mengantisipasi debit air yang meningkat di sekitar air terjun. Poor us!! untuk kedua kalinya AA gagal menyambangi Madakaripura.

lessons to be learned : Datanglah pagi jika ingin ke Madakaripura. Disamping waktu yang bagus untuk mengabadikan momen & landskap dan juga mengantisipasi seperti yang kami alami..

Narsiscus Landscapus

“Bromo yuk!” celetuk seorang teman. RR dan 2 orang teman kami memang belum pernah merasakan dinginnya kaldera purba Bromo; sore itu pun kemudi mobil dibelokan ke Bromo. Tujuan yang sebelumnya ingin menghabiskan sore dengan bermain air, berputar menjadi main dingin. Celana pendek, kaos tanpa jaket itu yang kami gunakan. Terbayang sore Bromo yang terkenal dinginnya kontras dengan apa yang kami kenakan.

” We really do fun! – dancing on sea sand – cold – friends – savanna – Bromo – freezing – narcistic – Jeep – horse ”

“A good traveler has no fixed plans, and is not intent on arriving.” – Lao Tzu

 

to be continued..

Salam
Look Love Learn Indonesia
All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
Licenses & Print photo available.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission.

Mount Bromo : Land of God

 

Look Love Learn Indonesia
License & Print photo Available 
All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission.

Madakaripura Waterfall : Sacred Place in 1st Suro

Berjarak 3 Jam perjalanan menggunakan mobil dari Surabaya, air terjun ini terkenal dengan legenda tempat bertapanya Patih Gajah Mada; Jendral besar pada masa Kerajaan Majapahit. Tepat 1 Suro (tahun 2012 penanggalan Masehi) kemarin saya kesana. Tanggal yang sebenarnya dengan tidak sengaja bertepatan tanggal 1 Suro penanggalan Jawa atau 1 Muharam penanggalan Islam. Bagi sebagian masyarakat Lumbang, Probolinggo atau masyarakat yang masih kental memegang teguh budaya Jawa, tanggal 1 Suro merupakan saat-saat dimana mereka akan mengkeramatkan tempat-tempat, benda, pusaka yang mereka anggap sakral. Untuk hal ini tidak terkecuali Air Terjun Madakaripura yang terkenal dengan Gajah Mada-nya. Tepat di depan patung Gajah Mada, masyarakat memberikan sesaji dan juga memanjatkan doa-doa agar mereka diberi keberkahan serta kemakmuran.

Prosesi persembahan dilangsungkan pada tepat tanggal 1 Suro, diikuti oleh beberapa tetua adat setempat serta masyarakat. Persembahan juga disertai nyanyian Gamelan asli Probolinggo beserta Sindennya, mereka bersuka cita dari tua sampai muda.

Salam,

Look Love Learn Indonesia

All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission.

 


Pahawang – Kelagian – Tanjung Putus

Citra Satelit Pulau Pahawang (Courtesy Google.com)

Pahawang-Kelagian-Tanjung Putus, satu paket destinasi yang pasti & harus disambangi jika kamu sedang berada di Lampung. Berada di Lampung Selatan tiga tempat ini menawarkan gugusan pulau dan pantai yang belum banyak orang kunjungi. Dan juga menawarkan opsional destinasi di propinsi paling selatan pulau Sumatera. Seperti gambar diatas (ter-marker biru) adalah pulau Pahawang, yang konon lambang produsen komputer & gadget terkenal asal Palo Alto, Apple Inc. terinspirasi dari citra satelit pulau pahawang; tetapi belum ada kebenaran yang terdengar dari isu tersebut.

Posisi pulau yang berada menjorok ke daratan membuat perairan disini sangat tenang, terlebih saat menyebrang dari daratan Sumatera (Pelabuhan Ketapang, Lampung) ke Pulau Kelagian. Cocok buat kalian yang memang suka bermain air alias skindive/snorkeling. Belum banyak penginapan yang tersedia disini. Saat saya kesana, saya dan teman-teman menggunakan tenda dan beberapa tidur di pondokan yang tersedia di pulau Kelagian Besar. Di pulau Kelagian Besar tersedia MCK yang dibangun oleh penduduk setempat, jadi jangan takut tidak bisa mandi :D.

Salam,

Look Love Learn Indonesia

All Photo by Danar Tri Atmojo © 2011 All Rights Reserved.
https://nnkq.wordpress.com / nankqeoldman[at]yahoo[dot]com / nankqeoldman[at]gmail[dot]com
All my images are under © All Rights Reserved and should not be use in any other way.
Please don't use this image on websites, blogs or other media without my explicit permission.

Pulau Semak Daun “Sunset View” in VR360°

Project ini sudah ada di dalam hardisk selama lebih dari 8 bulan lalu. Saya buat ini bulan Februari saat saya diminta menemani beberapa pasang teman yang ingin mencoba sensasi camp di pulau tak berpenghuni. “God bless us!“; Sunset sore itu sunggu indah, gradasi awan kuning kebiruan ditambah semburat sinar matahari membuat rona kemerahan di langit. Spot ini sebenarnya ada di sebelah barat Pulau Semak Daun, (pulaunya terdapat di belakang talent pada panorama). Berupa pasir berkarang yang timbul saat air laut surut. Pada panorama ada beberapa teman yang menjadi talent foto :). Enjoy!

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

Click Image to see Pulau Semak Daun “Sunset View” in VR360°


Pulau Tidung Kepulauan Seribu in VR360°

Pulau Tidung, salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta yang tidak sepi pengunjung tiap minggunya yang juga pulau destinasi paling di tuju oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Hampir 1500 orang tiap minggunya memadati pulau tersebut. Finally dari kali sekian saya mengunjungi gugusan kepulauan seribu, Pulau Tidung lah yang menjadi tujuan saya minggu kemarin. Dan seperti biasa saya pasti membuat Panorama Virtual Tour 360°, agar para visitor serasa berasa disana saat mengakses Virtual Tour ini. Di VR360° kali ini ada beberapa titik, diantaranya: 3 spot di Jembatan penghubung antara Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil dan satu lagi di Spot Gosong (Pulau Pasir Putih) di dekat dengan Pulau Payung (spot snorkeling). Enjoy!

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

Click Image to see Pulau Tidung in VR360°


Kalimati Camp Site, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru in VR360°

Akhir Agustus 2012 lalu saya untuk ketiga kalinya mendaki Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Lumajang Jawa Timur. Dengan tujuan mengantar beberapa teman yang memang ingin sekali menikmati keindahan Gunung Semeru yang terkenal sebagai tanah tertinggi Pulau Jawa dan juga Ranu Kumbolo yang tersohor itu. Dan dibawah adalah salah satu Pos atau Camp Site di Gunung Semeru yaitu Kalimati. Pos terakhir yang terbesar untuk Camp sebelum pendakian puncak Mahameru, saya sajikan dalam bentuk VR360° atau 360° Panorama Photography.

Update September 2019: All VR360 links on this page might be unavailable due the migration of file hosting. If you wish to see all my works, please visit www.danartriatmojo.com or email me at danar.atmojo@gmail.com

click Image to see Kalimati Camp Site in VR360°

intro Image