Journal, Stories, Travel Photos, & VR360°

Turnamen Foto Perjalanan Ronde 17 – Ocean Creatures

Sugeng Rawuh, selamat datang di Turnamen Foto Perjalanan Ronde 17. Terima kasih saya haturkan sebelumnya kepada pencetus ajang Turnamen Foto Perjalanan yaitu Dina & Ryan (duaransel.com) yang idenya brilian sekali ini dan juga tidak lupa bang Febry Fawzi host & juri Turnamen Foto Perjalanan Ronde 16 yang telah mempercayakan saya menjadi host Ronde 17 matursuwun-terima kasih-thank youdanke!!

Masih tidak percaya foto saya yang terpilih di Turnamen Foto Perjalanan Ronde 17 dengan tema Pelarian. Tidak terpikirkan akan jadi host selanjutnya karena niat awal saya hanya ingin share dan berkenalan dengan teman pejalan & blogger sekalian, Voila! thanks for your all apreciation..

Setelah kita merenung, kabur dari rutinitas, lari dari kenyataan walau hanya sabtu minggu atau “tanggal merah” kita kembali ke dunia tempat kita tinggal yuk. 2/3 bagian bumi tertutupi lautan, bahkan negara kita tercinta Indonesia 2/3 nya pun tertutupi oleh lautan dan masuk kedalam salah satu dari negara kawasan “Coral Triangle” atau “Segitiga Karang” dunia yang kembali 2/3 spesies lautan yang ada di seluruh bumi bisa dijumpai di Indonesia. can you imagine? Saya sendiri pecinta laut baik di permukaan atau dikedalaman :D. Siapa yang tidak suka laut? pencetus turnamen ini pun mengambil tema Laut sebagai temanya dan saya yakin 90% teman-teman pernah dan suka pergi ke laut.

Ocean Creatures (Biota Lautan) menjadi tema yang saya angkat kali ini. Pasti teman-teman pernah menjumpai makhluk laut apapun bentuknya itu, Soft coral, hard coral, ikan, mamalia, dll. Dengan tema ini juga saya berharap kita sebagai jejalan selain menikmati tetapi juga bisa menjaga kehidupan mereka paling tidak dengan mengenal “apa sih itu?“, “bahayakah buat kita?“, “bagaimana atitude yang benar?“, “boleh ga kalo di pegang?“, atau “kalo keinjak gimana?“.  Karena tidak dipungkiri sedikit atau banyak, pariwisata juga ikut andil dalam kerusakan habitat laut. Tidak ingin kan pejalan dianggap sebagai perusak tempat/habitat/makhluk laut?

Jadi, yuk share foto teman-teman yang ada di hardisk, flashdisk, floopy (mungkin), atau masih fresh dari jalan weekend kemarin yang masih ada di MMC kamera tentang keanekaragaman biota laut

Some Photo Credit to Agus Hong

Some Photo Credit to Agus Hong

Save Corals

Save Corals

ATURAN MAIN:

  1. Masa submisi : 18-24 Maret 2013 23.59 WIB
  2. Foto HARUS merupakan hasil jepretan alias karya kamu sendiri
  3. Host foto ‘Ocean Creatures/Biota Lautan’ – mu di situsmu sendiri. Web, blog, Flickr, Picasa, Photobucket, dsb terserah.
  4. Submit foto pada kolom comment artikel ini dengan format berikut :
  • Nama/nama blog (nama Twitter bila ada)
  • Link blog
  • Judul/keterangan foto (maksimal 1 paragraf)
  • Link foto (ukuran foto sekitar 550 px, jangan terlalu besar)
  • Ada kemungkinan foto yang kamu kirim akan di-rehost di web tuan rumah. Terutama kalau terlalu besar atau bermasalah
  • Submisi lebih cepat lebih baik, sehingga fotomu bisa tertampil seatas mungkin, hehe
  • Foto yang tidak patut, tidak akan di-upload disini, kebijaksanaan tuan rumah (misal : mengandung kebencian SARA, nyeleneh, menghina pihak lain)
  • Foto tidak diperkenankan dalam bentuk kolase
  • Pengumuman pemenang : 2 – 3 hari setelah batas masa submisi
  • Foto akan dipampang didalam post setiap harinya pukul 18.00 – 24.00 (maaf ya teman) dan berdasarkan queue Comment post ini.

TURNAMEN FOTO PERJALANAN UNTUK TRAVELLER INDONESIA

Mengapa mengikuti Turnamen Foto Perjalanan?

  • Ajang sharing foto. Bersama, para travel blogger Indonesia membuat album-album perjalanan yang indah. Yang tersebar dalam ronde-ronde turnamen ini. Untuk dinikmati para pencinta perjalanan lainnya.
  • Kesempatan jadi pemenang. Pemenang tiap ronde menjadi tuan rumah ronde berikutnya. Plus, blog dan temamu (dengan link ybs) akan tercantum dalam daftar turnamen yang dimuat di setiap ronde yang mendatang. Not a bad publication.

Siapa yang bisa ikut?

  • (Travelblogger – Tak terbatas pada travel blogger profesional, blogger random yang suka perjalanan juga boleh ikut.
  • Setiap blog hanya boleh mengirimkan 1 foto. Misal DuaRansel yang terdiri dari Ryan dan Dina (2 orang) hanya boleh mengirim 1 foto total.
  • Pemenang berkewajiban menyelenggarakan ronde berikutnya di (travel) blog pribadinya, dalam kurun 1 minggu. Dengan demikian, roda turnamen tetap berputar.
  • Panduan bagi tuan rumah baru akan diinformasikan pada pengumuman pemenang. Jika pemenang tidak sanggup menjadi tuan rumah baru, pemenang lain akan ditunjuk.

Nggak punya blog tapi ingin ikutan?

  • Oke deh, ga apa-apa, kirim sini fotomu. Tapi partisipasimu hanya sebatas penyumbang foto saja. Kamu nggak bisa menang karena kamu nggak bisa jadi tuan rumah ronde berikutnya.
  • Eh tapi, kenapa nggak bikin travel blog baru aja sekalian? WordPress, Tumblr, dan Blogspot gampang kok, pakainya. Jangan pake Multiply ya, karena Multiply akan segera gulung kasur.

Hak dan kewajiban tuan rumah:

  • Menyelenggarakan ronde Turnamen Foto Perjalanan di blog-nya
  • Memilih tema
  • Melalui social media, mengajak para blogger lain untuk berpartisipasi
  • Meng-upload foto-foto yang masuk
  • Memilih pemenang (boleh dengan alasan apapun)
  • Menginformasikan pemenang baru apa yang perlu mereka lakukan (panduan akan disediakan)

DAFTAR TURNAMEN FOTO PERJALANAN

  1. Laut – DuaRansel
  2. Kuliner – A Border that breaks!
  3. Potret – Wira Nurmansyah
  4. Senja – Giri Prasetyo
  5. Pasar – Dwi Putri Ratnasari
  6. Kota – Mainmakan
  7. Hello, Human! (Manusia) – Windy Ariestanty
  8. Colour Up Your Life – Jalan2liburan
  9. Anak-Anak – Farli Sukanto
  10. Dia dan Binatang – Made Tozan Mimba
  11. Culture & Heritage  Noni Khairani
  12. Fotografer – Danan Wahyu Sumirat
  13. Malam – Noerazhka
  14. Transportasi – Titik
  15. Pasangan – Dansapar
  16. Pelarian/Escapism – Febry Fawzi
  17. Ocean Creatures – Danar Tri Atmojo
  18. Bisa kamu, bisa dia, just give your best shot mate!

***

Pendiri dan koordinator Turnamen Foto Perjalanan:
Dina DuaRansel.com

email : dina@duaransel.com
Twitter : @duaransel
Facebook : duaransel

Pertanyaan seputar penyelenggaraan dsb? Hubungi Dina .

Untuk menilik status terbaru beserta FAQ Turnamen Foto Perjalanan, silahkan cek:

Turnamen Foto Perjalanan untuk Traveler Indonesia

Turnamen Foto Perjalanan Ronde 17

Ocean Creatures / Biota Lautan

1. Wira Nurmansyah (@wiranurmansyah)

Black Tip Shark

Seekor black tip shark melintas di perairan pantai yang sangat dangkal di Wayag, Raja Ampat. Daerah ini merupakan ‘rumah’ bagi para hiu-hiu raja ampat karena selalu dijaga oleh petugas konservasi sehingga hiu mudah ditemui disana.

2. Maya Indah (@chiemay_acc)

Replikasi Dunia Laut

Sebagai warga negara Indonesia, saya merasa malu bahwa saya belum pernah sekalipun mengunjungi dan melihat sendiri keindahan alam bawah laut Indonesia. Hal sekecil snorkeling apalagi diving belum pernah saya lakukan juga. Baru sekali saya melihat keindahan bawah laut dan itu pun hanya replikasinya, yaitu ketika saya berkunjung ke SeaWorld Indonesia. Melihat replikasinya saja, sudah membuat saya terkagum-kagum, apalagi melihat sendiri aslinya. Saya berharap suatu saat dapat melihat sendiri keindahan tersebut, mungkin Karimunjawa sebagai awalnya.:)

3. Citra Rahman (@citrarahman)

Ketemu ‘singa’ di pantai Pulau Balai.

Pulau Balai adalah salah satu pulau kecil yang menjadi pusat pemerintahan kecamatan Pulau Banyak di Aceh Singkil. Keindahan pulau ini memang tidak setenar pulau-pulau lain seperti Bengkaru dan Palambak, tapi di pulau ini pula aku menemukan seekor Lion Fish yang bergerak anggun bersama ombak laut, persis di tepi pantai. Warnanya yang coklat berkamuflase dengan karang, nyaris tak kukenali pada awalnya. Kalau saja aku tidak melihat-lihat sebelum snorkeling, mungkin aku akan melewatkan pemandangan langka bertemu ikan ini. https://hananan.wordpress.com/2012/11/06/pulau-banyak-trip-1-tiba-di-pulau-balai/

4. Helena (@helenamantra)

Bintang Laut di Langit

Bintang Laut di Langit

Ternyata pagi hari pun di langit ada bintang.
Inilah jasad bintang laut kecil yang saya temukan di Beras Basah, Bontang.
Semoga dia bahagia di kehidupan selanjutnya.

5. Hijrah Saputra (@hijrahheiji)

Karang Batik, begitu kami menyebutnya, bentuk yang tak beraturan tapi memiliki keindahan tersendiri. Banyak ditemukan di perairan di antara Pantai Teupin Sirui dan Pulau Rubiah, Iboih, Sabang. Karang ini menjadi tempat tinggal ikan-ikan kecil termasuk Clown Fish (Ikan Badut). Untuk menemukan Karang Batik ini gampang, berada di kedalaman tidak lebih dari 5 meter, kita bisa snorkeling atau yang tidak ingin berbasah-basahan bisa menyewa Glass Bottom Boat, perahu dengan kaca. http://piyoh.blogspot.com/2013/03/finding-karang-batik.html

6. Ramdhan (@mutssu)

SAM_7308

Penyu hijau adalah salah satu dari sekian banyak biota yang dapat hidup di laut yang menakjubkan, dia bisa mengeluarkan ratusan telur dalam sekali bertelur. Tapi melihat sang telur berubah menjadi anak penyu dan berusaha keluar ke dunia ini adalah pengalaman luar biasa yang jarang ditemui selama saya melakukan perjalanan. Mereka harus segera kita bawa ke pantai untuk dilepaskan yang kelak akan kembali lagi sebagai penyu dewasa untuk bertelur di tempat dimana dia dilahirkan.

7. Antho (@JustAntho)

Upclose & Personal

Sore hari biasanya penyu-penyu mendekat ke beberapa penginapan di Derawan yang dibangun di atas perairan karena di sekitarnya banyak padang lamun. Dan ketika melihatnya, sayapun langsung plung!, menceburkan diri untuk melihat tarian sang penyu di air. Bisa berenang bersama seekor penyu di lautan merupakan suatu sensasi tersendiri, tapi saat itu, sayapun bisa bermain-main dan sesekali mengusap-usap kepala si penyu 🙂

8. Rifqy (@rifqybroody)

img_4227

Berada di dasar laut Bunaken 2 tahun lalu.. membuat saya ingin menikmati keindahan dasar lautnya lagi suatu waktu.. bersyukur karena sempat menikmati salah satu keindahan bawah laut Indonesia..

9. Halim (@halim_san)

Karang mati yang tersebar di pesisir pantai Pok Tunggal membuat saya bergidik. Banyak ikan kecil warna-warni terjebak di sela karang, mereka berenang ketakutan saat mendengar langkah manusia yang sudah siap dengan jaring ikannya. Tidak bisa dibayangkan betapa indahnya karang di sini sebelum ratusan sampai ribuan manusia menjamahi tempat ini… #saveOurNature :)

10. Regy Kurniawan (@regycleva)

Blue Ringed Octopus

Laut berisi aneka ragam makhluk, dari kecil hingga raksasa, dari makhluk langka hingga makhluk gaib. Blue ringed octopus ini salah satunya. Ukurannya kecil, hampir sebesar bola pingpong. Jalannya juga selow walopun kakinya ada banyak. Tapi bisanya? Nomor 3 paling berbahaya di dunia. Hewan langka ini hidup di sepanjang garis pantai Asia Tenggara hingga Australia, dan hidup di daerah berpasir. Tidak seterkenal hiu yang ngetop di twitter, Blue Ringed Octopus hanyalah salah satu bagian kecil dari keseluruhan ekosistem laut dan kurang ngetop. Tapi keberadaannya tentu sangat penting, apa sih ciptaan Tuhan yang gak penting? Hehehe…

11. Isna Saragih (@isna_saragih)

Patrick

Sore itu aku dan kawan yang tampangnya mirip salah satu pemain OVJ ini 😀 pergi ke pantai Trikora di pulau Bintan. Rencana mau lihat sunset doang. Karena aku cenderung hidrofobia (trauma pernah tenggelam di air), kami keliling pantai aja nyarik bintang laut. Air laut sedang surut sehingga banyak “Patrick” yang kami dapat. Bukan buat dibawa pulang lho. Cuma buat dokumentasi aja 🙂 http://catatanavantgarde.wordpress.com/2012/04/12/halus-dan-putihnya-pasir-pantai-trikora/

12. Agus Hong (@agushong)

Berdansa dengan arus

Nama lengkan spesies ikan ini adalah Zebra turkeyfish atau Zebra Lionfish dengan nama ilmiahnya Dendrochirus Zebra
Tetapi kebanyakan orang mengenalnya dengan nama lionfish saja. :p Foto ini diambil saat sedang asyik freediving ria di pantai Amed – Bali dengan struktur pasir hitam serta batu-batu vulkanik, disini terdapat banyak spesies biota laut yang dapat Anda jumpai seperti Octopus, Nudibranch, dll tetapi butuh ketelitian dan kesabaran karena arus yang lumayan deras.

13. Agie Ginanjar (@agiezious)

Penyu Laut Hijau (Chleonia Mydas)

Penyu Laut Hijau (Chleonia Mydas)

Masih dari roadtrip Februari kemaren (hihi dengan adanya turnamen ini jadi nyicil upload fotonya :p ), ini diambil waktu kami berkunjung ke Batu Secret Zoo. Zoo yang satu ini tergolong sangat luas dan memiliki koleksi satwa yang cukup lengkap termasuk hewan-hewan laut. Cuman disayangkannya sih kebanyakan pengunjung lebih asyik berfoto narsis ketimbang membaca keterangan tentang hewan-hewan ini. Aquarium untuk hewan-hewan ini tidak terlalu besar, apalagi untuk hewan seukuran penyu laut hijau. Jadinya agak kasihan lihat hewan yang berukuran agak besar dengan besaran aquariumnya seperti itu. Tapi dari sisi kebersihan pengelola zoo ini tergolong baik, karena airnya terlihat jernih dan tidak terlihat penyakit jamur dsb pada hewan-hewan yang ditampilkan. Taken with iPhone 3GS, effect auto

14. Inggrid Hayasidarta (@inggridkoe)

Selamatkan Saya

Selamatkan Saya

Sebut aku tukik, ya, aku anak penyu yang tinggal di konservasi penyu, Pulau Sangalaki, Berau, Kalimantan Timur. Bersama ratusan saudara-saudaraku, aku berlomba-lomba menerjang ombak pantai dengan tungkai kecilku. Ironisnya, hanya belasan dari kami yang mampu bertahan dan menjadi penyu dewasa. Selamatkanlah aku, karena mengarungi lautan luas adalah mimpiku.

15. Meidi (@geretkoper)

Tembus Pandang

Aku memang lucu, bening, kecil dan bergerak kesana kemari seakan terbawa arus air. Tapi tau kah kamu aku bisa menyengatmu? Jangan buat aku marah yah, jika aku merasa terancam dengan mudahnya aku bisa menyakitimu dengan sengatanku. Tapi aku tetap lucu kan?

16. Cumi MzToro (@Cumi_MzToro)

Kutemukan Nemo

Kutemukan Nemo

Setiap nyebur kelaut untuk diving atau snorkling pasti seru kalo menemukan sesuatu yang lucu dan imut, salah satu nya ketemu nemo dalam perjalanan kami di Pulau Pahawang. Nemo di Pulau Pahawang dan Tanjung Putus Lampung ini tergolong banyak banget yang kami jumpai, hampir di setiap spot perhentian pasti ketemu dan lumayan agak besar2. Oh Indah nya Indonesia

17. Fetty (@fettyokli)

Terpesona dengan ikan-ikan cantik di Menjangan

WOW! ucap saya berkali-kali saat snorkeling di Pulau menjangan Bali. Berseliweran ikan-ikan warna-warni nan cantik, bintang laut, si imut nemo, lion fish dan msh banyak yg lainnya. ini adalah gambaran kumpulan ikan-ikan nan cantik, Terpesona saya dibuatnya!

18. TraveLafazr (@TraveLafazr)

Padang Rumput di Tepi Laut

Bukan rumput yang sama seperti di lapangan bola atau padang savana, tentu saja. Yang ini rumput laut, rumput yang tumbuh di tepi laut. Bukan rumput yang biasa dibikin manisan atau jadi campuran es campur, bukan. Tapi rumput laut yang ini juga bisa dimakan sebagai sayuran. Di Gunung Kidul, rumput laut jenis ini merupakan salah satu komoditas, objek mata pencaharian masyarakat lokal.

19. Gilang Rausin (@gilang8R)

Gurano Babintangan

Gurano Babintang adalah nama lain dari Hiu-Paus. “dua spesies dalam satu tubuh”, Itu kalimat pertama dari hubungan antara visual experience dan otak awam saya kepada biota laut yang satu ini setelah saya melihat salah satu sosok ikan raksasa di Kwatisore – Nabire, Papua.
Salah satu Spesies yang mudah ditemui di perairan Teluk Cendrawasih ini sebenarnya spesies ikan yang hanya memakan plankton.

20. Toliq Anshari

Terumbu Karang Pulau Maratua

Bawah laut di Kampung Payung-payung, Pulau Maratua selain terkenal dengan spot diving untuk menyaksikan penyu hijau, di sekitar dermaganya juga banyak terdapat terumbu karang yang cukup mempesona, apalagi di saat air surut, kita bisa berjalan kaki di sekitar dermaga untuk melihat gugusan terumbu karang yang cukup indah.

21. Nicky Siputro (@nicky_gitu)

Siput / Keong di Teluk Kiluan

Siput atau keong adalah nama umum yang diberikan untuk anggota kelas moluska Gastropoda. Dalam arti sempit, istilah ini diberikan bagi mereka yang memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa. Dalam arti luas, yang juga menjadi makna “Gastropoda”, mencakup siput dan siput bugil (siput tanpa cangkang, dalam bahasa Jawa dikenal sebagai resrespo). Siput dapat ditemukan pada berbagai lingkungan yang berbeda: dari parit hingga gurun, bahkan hingga laut yang sangat dalam. Sebagian besar spesies siput adalah hewan laut. Banyak juga yang hidup di darat, air tawar, bahkan air payau. Kebanyakan siput merupakan herbivora, walaupun beberapa spesies yang hidup di darat dan laut dapat merupakan omnivora atau karnivora predator

22. Rival (@rivalfact)

Coral Life

Coral Life

Seperti halnya rumah, Coral (Terumbu karang) merupakan rumah bagi para penghuni kehidupan laut, tidak hanya sebagai tempat tinggal saja namun terumbu karang merupakan tempat penghidupan bagi penghuninya, karena disana lah terjadi proses simbiosis mutualisme antara penduduknya yang membuat ekosistem laut terjadi dengan semestinya, jika tidak ada coral (terumbu karang) tidak hanya kehidupan laut yang terancam namun “kita” para penghuni daratan terancam tidak bisa makan enak “ikan bakar + sambel dabu-dabu” hehe #saveourcoral #saveourocean Salam satu nafas *blubb blubb blubb*

23. Danan Wahyu Sumirat (@dananwahyu)

Home

Tiada tempat seindah dan senyaman “rumah”. Setelah dua tahun lebih berkelana menyambangi dunia bawah di laut nusantara. Baru tahun kemarin mendapat kesempatan melongok dunia bawah laut di tanah kelahiran sendiri. Rasanya tak percaya jika di Pulau Tegal , Teluk Lampung dapat menyaksikan keindahan biota laut seperti: clown fish, mora, anemon dan coral indah.

24. Rizal Christian

Peace and Harmony…

Bahkan ikan pun hidup bersanding dalam kedamaian… Soldier fish lagi berduaan 🙂

25. Harry Purnama (@harrypurnama)

Dua Sejoli

Clown fish, atau yang lebih populer dikenal dengan Nemo, tak bisa dipisahkan dari rumahnya, yaitu anemone. Di mana ada anemone, di situ ada Nemo. Ada ketergantungan di antara keduanya. Sama seperti manusia dan ikan-ikan di lautan yang saling ketergantungan. Jika tidak ada ikan di laut, manusia pun kehabisan salah satu sumber makanan. Karena itu, manusia sebaiknya tidak mengotori lautan.

26. Ari Murdiyanto (@buzzerbeezz)

The Predators

Saya tidak tahu spesies hiu apa ini. Yang saya tahu, hiu adalah salah satu predator yang paling mematikan di lautan. Keseimbangan ekologi laut bergantung pada para predator ini. Namun faktanya, hewan ini banyak diburu karena siripnya yang berharga. Melihat langsung para penguasa lautan ini walaupun hanya lewat akuarium besar di Sea World Indonesia, menyadarkan saya bahwa hiu adalah hewan yang luar biasa. Buas namun penting.

 27. Yoesrianto Tahir (@yoesrianto)

Clown Fish

Kalau liat BGnya sih sebenarnya ini mr.clown sudah dalam gelas. bukan dilaut. difoto jaman 2006 kamera yang bisa nyemplung belum rame dan belum ada duit..hehehe..ketemu dengan mudahnya di pinggir pantai pulau samalona, makassar ndak perlu ke tengah-tengah atau pun naik perahu untuk bisa snorkeling dan ketemu mr. clown ini. kalau mau ya jalan-jalan ke makassar.

28. Niken (@andrianiken)

Anak pulau ini cuma butuh google buat nyemplung

29. Adam dan Susan (@pergidulu)

Going for Gold

Down in Ujung Genteng, Jawa Barat, there is a turtle conservation project underway which seeks to capture the eggs of wild turtles, hatch them and then release the small turtles back into the ocean to make sure as many of the eggs are successfully hatched as possible. This foto shows the release of hundreds of baby turtles back into the ocean.

30. Teuku Zamer (@zamerseven)

Akhir Kehidupan Sang Ksatria Laut

Akhir Kehidupan Sang Ksatria Laut

Saya yakin sosok asli bangkai ekor ikan ini dulunya besar. Skala foto ini 1 : 10. Tapi saya tidak tahu persis jenis ikan apa ini. Gambar tersebut saya ambil di dapur umum salah satu dayah di Banda Aceh: Dayah Modern Darul Ulum. Ya, ikan ini sudah dijadikan santapan bagi ratusan kepala santri dayah tersebut. Akhir kehidupan sang ksatria laut.

31. Febry Fawzi (@febryfawzi)

nyonya puff yang tertangkap!

iseng-iseng pas malem-malem di Jailolo, saya meminta teman saya untuk mencarikan udang. Kemarinnya teman baru pamer soal dapet udang dan lobster lalu dibakar bareng-bareng. Sial! malam itu saya malah dapet nyonya puff ini! begitu naik ke darat, dia langsung mengembang kayak adonan roti. Langsung deh dibalikin ke laut lagi. maaf ya nyonya puff

Advertisements

48 responses

  1. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 28 : TUHAN | Efenerr

  2. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 55: Waterfalls | Papan Pelangi

  3. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 56 | AyahAlmira

  4. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 59 : Biduk | Danan Wahyu Sumirat

  5. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 54 : Kabut – BLOHISME

Leave your Thought..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s